Header Ads

Terjadi di Lampung! Orang Tua Asyik Belanja Anak Meregang Nyawa di Dalam Mobil


SinarRakyat.Com | Seorang anak berumur sekitar 4 tahun meninggal dunia setelah kehabisan oksigen di dalam mobil, pada Jumat 12 Januari 2018.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Purnawirawan Gang Swadaya 5, Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Bandar lampung.

Kronoliginya, Raf bocah malang berusia empat tahun ini merupakan putra pertama dari pasangan In dan Fe. Sebelum ikut ibunya, Raf sempat bermain bersama sepupunya yang lain di lokasi yang akan digelar hajatan pada Minggu (14/1).

Pada saat ibu dan bapaknya akan pergi ke supermaket membeli bahan makanan untuk dimasak saat pernikahan adik In, ternyata Raf tanpa diketahui sudah masuk ke dalam mobil duluan.

Fe dan In pergi mengendaraai mobil Avanza BE 4211 SS. Ketika sampai di supermaket Inn dan Fe mematikan mobil menutup rapat kaca lalu mengunci mobil tersebut.

Pasangan suami istri ini buru – buru masuk ke supermaket lalu belanja hingga beberapa jam. Selesai belanja, saat memasukkan barang-barang mereka ke mobil kaget dilihatnya Raf sudah meninggal akibat kehabisan oksigen.

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hapran menjelaskan bahwa kedua orang tua korban sudah dimintai keterangan. Kedua orang tua mengaku benar benar lupa kalau anak mereka ikut masuk ke dalam mobil saat mereka pergi.

“Kita hanya meminta keterangan dari kedua orang tua korban. Tidak ada kelalaian karena memang orang tuanya tidak tahu anaknya ikut masuk.mobil," ujar Kapolsek saat dihubungi sore ini

Sebelumnya diberitakan anak ketinggalan didalam mobil dengan kaca tertutup, Rafli ,4, warga jalan Purnawirawan Raya, Gang Swadaya 5, Gunung Terang, Langkapura, Bandar Lampung, ditemukan orang tuanya tewas, Jumat (12/1) sore.

“Diduga kehabisan oksigen di dalam mobil sehingga korban meninggal dunia,”kata Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol. Harpan.

Dari hasil keterangan saksi, saat itu orang tua korban sedang sibuk mempersiapkan acara resepsi pernikahan. “Adik orang tua korban yang akan melangsungkan pernikahan,”ujarnya.

Hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia lantaran kehabisan oksigen. “Perkiraan korban meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazahnya telah di kembalikan ke pihak keluarga. Sekitar pukul 16.30 WIB korban dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat,”ungkapnya.

Sumber : Pos Kota



Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.