Ini Doa Habib Rizieq Untuk Hermansyah

SinarRakyat.Com | Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang saat ini masih di Arab Saudi bereaksi terkait pengeroyokan oleh lima orang tidak dikenal terhadap Hermasyah (46), Pakar IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Melalui rekaman video berdurasi 5.11 menit yang beredar di kalangan wartawan, Habib Rizieq mengecam tindakan anarkis terhadap orang yang membela dirinya terkait kasus dugaan chat porno.

Menurutnya, pengeroyokan, pemukulan, pembacokan, bahkan upaya pembunuhan pada Minggu dini hari kemarin tak bisa dilepaskan dari keterlibatan Hermansyah dalam Aksi Bela Islam. Terutama terkait kesaksian beliau sebagai pakar bahwa chat sex yang dituduhkan kepada Rizieq Shihab adalah palsu dan rekayasa.

"Musibah yang menimpa beliau tidak bisa dipisahkan dari semangat juang beliau dalam membela habaib dan ulama. Musibah yang menimpa beliau tidak bisa dipisahkan dari kegigihan beliau dalam menyampaikan yang haq," ungkapnya.

Karena itu, Imam Besar FPI ini meminta semua aktivis Islam harus ikut peduli, bersuara, tidak boleh membiarkan kebiadan, dan kekejian ini.

"Kita wajib mendorong aparat untuk mencari, mengejar, menangkap, dan memperoses hukum para pelaku secara benar," tegasnya.

Selain itu, Habib mengingatkan kepada laskar FPI, tidak boleh segan dalam membantu aparat dalam menemukan pelaku. Kalau aparat membiarkan pelaku berkeliaran, dia meminta seluruh laskar FPI untuk mencari dan menemukan para pelaku.

"Mereka (pelaku) harus dihukum dengan berat karena mereka merusak stabilitas nasional dan mengadudu domba antar elemen anak bangsa," tandasnya.

Terakhir, selain berharap Hermansyah dan keluarga untuk tetap tabah, sabar dan tegas, Rizieq Shihab mendoakan agar Allah menggantikan musibah ini dengan kebahagiaan di dunia dan akhirat. (*)

0 Response to " Ini Doa Habib Rizieq Untuk Hermansyah"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.