Uji Coba Kreativitas Guru

SinarRakyat.Com | Seringkali anak-anak mengeluhkan bahwa guru itu jadul alias ketinggalan zaman. Sejak abad nenek moyang, cara mengajarnya sama saja, tidak berkembang justru mengerut. Itulah yang disampaikan Agus Suwito, dalam suatu acara.

Bermula dari keluhan itu, program guru kreatif ini kembali ia galakkan untuk menguji keterampilan dan keahlian guru dalam ajang kreativitas. Program ini dilandasi, bahwa paradigma pembelajaran perlu direvisi. Guru ditekankan harus kreatif, inovatif, dan inspiratif agar anak-anak betah belajar.

Selain itu, anak-anak pun minat belajarnya akan naik apabila situasi dan kondisi pembelajaran menyenangkan.

“Anak zaman sekarang ini kreatif. Jika begitu, guru pun harus kreatif,” tambah Agus.

Kali itu, kreativitas guru benar-benar diuji. Yaitu melalui perlombaan misal, cipta lagu. Guru membuat lirik lagu beserta instrumentnya dengan diiringi gitar. Kemudian, pada lomba hadroh, yakni keterampilan guru dalam mengaplikasikan alat musik hadroh dengan dibarengi lagu-lagu Islamic. Di sisi lain, kemampuan guru pun juga diuji, yaitu melalui tartil TPA. Di mana guru-guru dinilai seberapa jauh mengusai lagu-lagu qira’ yang dimiliki.

Nah, hari itu para guru dibebaskan berekspresi sebisanya untuk menunjukkan kualitasnya. Uniknya, ada sebagian guru yang sudah maksimal, adapula guru yang bisa dikatakan standar minimum. Tapi, jangan salah untuk semangat guru-guru Indonesia bisa diacungi jempol. Karena mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik yang dimiliki, meski hasilnya ya demikian.

“Yang penting, maju dulu!” ungkap salah satu guru dari Sambit. (Suci Ayu Latifah)

KOMENTAR

Adi Suyoto, guru mengaji dari TPA As-Salam Pangkal
“Kegiatan ini sangat menarik, karena kualitas para guru benar-benar diuji cobakan. Semoga guru Indonesia benar-benar sadar bahwa kreatif itu penting.”

Merry Dista, santriwati TPA As-Salam Pangkal
“Saya senang bisa menyaksikan guru-guru berlomba. Apalagi ketika menyanyikan lagu hasil karyanya. Lucu dan unik, sangat mengesankan.”

Apirillia Lufika Rahayu Ningsih, mahasiswa IKIP PGRI Madiun.
“Terima kasih Loker. Semoga tahun depan lebih menantang, perlombaannya oun lebih banyak dan beragam.”
Slamet Riyadi, Direktur TPA As-Salam Pangkal.
“LOKER ini sangat menginspirasi. Sejak hari itu, insya allah saya akan menerapkan guru ngaji di lembaga saya untuk lebih kreatif saat mengajar agar anak-anak menjadi nyaman, belajar pun menyenangkan.”






0 Response to "Uji Coba Kreativitas Guru"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.