Dukungan Golkar Mulai Gembos! JK dan ARB Doakan Sandiaga Uno Menang di Pilgub DKI

SinarRakyat.Com | Berbeda dengan pengurus Partai Golkar, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) justru mendoakan agar pasangan Anies-Baswedan Sandiaga Uno terpilih dalam Pilgub DKI 2017.

Doa dan harapan tersebut disampaiakan ARB saat menerima kunjungan Sandiaga di acara Silaturahmi HIPMI di Senayan National Golf, Jalan Asia-Afrika, Jakarta Selatan, Selasa (4/4) malam.

"Sepertinya Saya harus mendukung dan mendoakan agar semua cita-cita HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) bisa terlaksana. Kita doakan Sandi bisa berhasil dengan pasangannya," kata ARB.

Dalam kesempatan itu, ARB meyakini pasangan Anies dan Sandiaga akan meraih kemenangan dan dapat membawa kesejahteraan bagi warga Jakarta.

"Sejak awal saya mendukung Sandiaga. Kalau ini Inshaa Allah bisa terpilih, saya yakin sejak awal terpilih maka ini akan mengubah Indonesia," demikian ARB.

Sebelumnya, Wakil Presiden HM Jusuf Kalla (JK) juga mendoakan agar kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta.

“Kita yang hadir di sini, sama dengan (calon) gubernur DKI pokoknya pilih saja, mudah-mudahan salah satunya lah (yang menang),” kata Jusuf Kalla saat berbicara dalam acara peringatan ulang tahun emas (50 tahun) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Jakarta, Rabu (28/9/2016).

Pernyataan ARB dan JK yang juga tokoh Golkar, menjadi menarik mengingat secara resmi Partai Golkar memberikan dukungan kepada pasangan Ahok-Djarot. Mungkinkah ini isyarat suara Golkar mulai gembos? (R)

0 Response to "Dukungan Golkar Mulai Gembos! JK dan ARB Doakan Sandiaga Uno Menang di Pilgub DKI"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.