Gus Yaqut Mencium Glagat Keanehan Atas Demo Gerakan Peduli Freeport

SinarRakyat.Com | Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mencium adanya keanehan terkait gerakan peduli Freeport.

"Agak aneh ada gerakan peduli Freeport. Bukannya lebih pantas jika ada yang peduli Papua akibat eksplorasi tambang Freeport? Kerusakan alam Papua itu tidak sebanding dengan apa yang diberikan Freeport," tandas Yaqut dalam keterangannya, pada Sabtu, (4/3).

Oleh karena itu, Yaqut mencurigai rencana aksi besar-besaran yang akan dilakukan oleh LSM guna mendukung Freeport pekan depan di Jakarta.

Seperti diwartakan sebelumnya, Komunitas Gerakan Solidaritas Peduli Freeport akan mengerahkan ribuan massa untuk mendesak pemerintah mengeluarkan izin ekspor konsentrat jangka panjang.

Seperti dikutip dari surat izin unjuk rasa yang ditujukan kepada Kapolri, komunitas ini akan mendesak pemerintah segera mengeluarkan izin ekspor konsentrat kepada PT Freeport Indonesia, hal itu tertuang dalam permohonan yang diajukan Mikael Adi selaku koordinator aksi.

Aksi ini menyusul pernyataan CEO Freeport McMoran Inc Richard Adkerson baru-baru ini yang menyatakan peraturan baru yang dibuat Pemerintah Indonesia sebagai bentuk perampasan atas aset Freeport.

Mensikapi hal tersebut, Yaqut selaku petinggi GP Ansor menduga rencana aksi yang bakal digelar selama 3 hari berturut-turut itu sengaja digerakkan oleh kepentingan tertentu.

"Aksi demo ini pasti digerakkan oleh kepentingan tertentu. Ironis jika demo ini digerakkan oleh Freeport. Mestinya sebagai perusahaan internasional raksasa, penyelesaian sengketa bisnis harusnya di atas meja perundingan, bukan di jalan raya," ungkap Yaqut.

Sebelumnya, Komunitas Gerakan Solidaritas Peduli Freeport telah menggelar aksi di Papua. Dalam aksi tersebut mereka meminta agar pemerintah pusat memberikan izin ekspor konsentrat terhadap PT Freeport Indonesia.

Tuntutan hal yang sama, mereka akan suarakan di Gedung DPR RI Senayan pada Senin (6/3) mendatang. Rencananya aksi ini dilanjutkan di Kementerian ESDM pada Selasa (7/3) dan ditutup dengan aksi demo di Istana Negara pada Rabu (8/3) mendatang. (R)


0 Response to "Gus Yaqut Mencium Glagat Keanehan Atas Demo Gerakan Peduli Freeport"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.