Bocoran dari Istana: Aksi 313 Mendapat Perhatian Serius dari Presiden


SinarRakyat.Com | Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin dan jajaran hari ini, Kamis (30/3), mendadak dipanggil ke Istana Merdeka guna memenuhi undangan Presiden Joko Widodo.

Kehadiran KH Ma'ruf ke Istana ini sontak menjadi perhatian awak media, baik dalam dan luar negeri. Apalagi kedatangan Kiai Ma'ruf melalui "pintu khusus" dan baru diketahui media setelah keduanya usai mengadakan pembicaraan tertutup.

Sejak kemarin petang Awak media memang sudah mendapat "bocoran" kalau terkait aksi 313 itu mendapat perhatian serius dari Presiden. Kegigihan umat islam mengkritisi persoalan bangsa, nyaris tanpa jeda membuat istana harus hati-hati menghadapi persoalan ini.

"Ada beberapa agenda dan kebijakan presiden yang terpaksa direview akibat sejumlah aksi-aksi itu," jelas sumber Sinar Rakyat yang tak ingin jati dirinya disebutkan, malam ini.

Terkait kehadiran Kiai Ma'ruf, kata sumber tadi, juga ada kaitannya dengan rentetan aksi umat islam itu, selain yang secara khusus juga membahas berbagai masalah kebangsaan.

"Saya diundang presiden untuk membicarakan berbagai masalah kebangsaan. Yang menarik, presiden prihatin dengan kesenjangan yang ada di masyarakat," kata Kiai Ma'ruf, hari ini di Istana.

Menurut Kiai Ma'ruf, kesenjangan yang dia maksud adalah soal ekonomi antara masyarakat menengah ke bawah dengan kalangan berduit. Oleh karena itu, pemerintah sedang berupaya mencari solusi guna mengatasi kesenjangan tersebut.

Dalam pembicaraannya dengan Presiden Jokowi, Ma'ruf menyatakan agar umat islam berperan aktif menggerakkan roda ekonomi seperti  melalui koperasi dan pesantren.

Diungkapkan juiga oleh ma'aruif bahwa Presiden sangat terbuka untuk membicarakan juga tentang kemitraan supaya tidak terjadi benturan antara masyarakat ekonomi lemah dan kuat.

Intinya, Presiden sangat ingin melakukan perubahan agar tingkat kesenjangan miskin - kaya bisa diatasi dan itu yang menyebabkan Kongres Ekonomi Umat pada 22 April mendatang dipandang sangat penting.

Terkait masalah rencana aksi 313 yang akan dilaksanakan setelah shalat Jumat (31/3) besok, Kiai Ma'ruf berharap acara berjalan dengan santun dan tertib.

Semua pihak harus menjaga agar situasi yang kondusif seperti saat ini terus dijaga. "kondisi negara saat ini sedang kondusif, mari kita  dijaga," begitu pesan Ma'ruf Amin.

Dalam aksi 313 itu rencananya akan diisi dengan shalat Jumat bersama di Masjid Istiqlal lalu peserta aksi akan penyampaian tuntutan di depan Istana Negara.

Usai aksi massa akan kembali shalat Maghrib berjamaah di masjid Istiqlal.

Poin penting dalam aksi 313 inbi yakni menuntut agar Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki T Purnama alias Ahok harus dipecat karena menyandang status terdakwa penista agama. (R-007)





0 Response to "Bocoran dari Istana: Aksi 313 Mendapat Perhatian Serius dari Presiden"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.