Wapres Ragu Ada Aliran Dana ke ISIS, JK: Itu Sangat Tidak Logis

SinarRakyat.Com | Wakil Presiden Jusuf Kalla meragukan pernyataan Kapolri Tito Kanavian terkait ada aliran dana yang diduga dari Bachtiar Nasir untuk membantu kelompok radikal di Suriah atau dikaitkan dengan ISIS.

"Masalah ini sangat tidak logis, orang-orang di Indonesia membantu ISIS. ISIS itu pada waktunya suatu organisasi, katakanlah dianggap teroris paling kaya, ngapain dibantu-bantu. Dia punya sumber minyak tapi sudah dibom, tapi pada waktu itu dia sangat kaya. Bahkan gudang uangnya dibom juga," kata JK di Istana Wapres, Jakarta kemarin.

JK memang mengakui ada masalah sosial di Timur Tengah. Tapi tidak ada gunanya orang Indonesia membantu ISIS.

"Saya tidak tahu, pasti saya yakin tidak ada gunanya membantu ISIS, buat apa? Mereka lebih kaya dari orang yang ingin membantu," imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebut ada bukti penarikan dana dari rekening Yayasan Keadilan untuk Semua sebesar Rp 1 miliar yang mengalir ke Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bachtiar Nasir.

Sebagian dari Rp 1 miliar itu, jika dilihat dari slip bukti transfer mengarah ke Turki.

"Polri masih menyelidiki aliran dana tersebut. Sebab, ada media internasional yang menyebutkan uang itu diberikan kepada satu kelompok radikal di Suriah," kata Tito beberapa hari lalu. (R)

0 Response to " Wapres Ragu Ada Aliran Dana ke ISIS, JK: Itu Sangat Tidak Logis"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.