Sekolah Literasi; Sekolahnya Calon Penulis

SinarRakyat.Com | Sebanyak 100 peserta dari jenjang SMP/SMA/SMK, guru, mahasiswa, dan dosen di Ponorogo, mengikuti program Sekolah Literasi Gratis (SLG) penuh semangat. Peserta yang hadir tidak hanya berdomisili dari Ponorogo. Terlebihnya kota di sekitar Ponorogo, seperti: Madiun, Tulungagung, Magetan, dan lainnya.

Program yang digelar Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Ponorogo, tidak tanggung-tanggung untuk memotivasi dan menyadarkan masyarakat Kota Reog terkait pentingnya budaya berliterasi.

Kali ini, angkatan ke-4 bulan Desember, SLG kembali mendatangkan dua pakar literasi yang ahli dalam bidangnya. Dua pemateri tersebut adalah Masuki M. Astro (wartawan senior berita Antara dari Bondowoso) dan Rotmianto Mohamad (pustakawan Ponorogo).

Dalam sambutan membuka sekolah literasi, Minggu (4/12), Dr. H. Kasnadi, M. Pd Ketua STKIP PGRI Ponorogo, menyampaikan, pemateri yang hadir mulai dari angkatan pertama hingga angkatan keempat, kurang lebih 16 pemateri yang ahli dalam bidangnya. Oleh karenanya, dia berharap kepada peserta SLG untuk selalu hadir dan mengikuti sekolah literasi ini dengan semangat dan tertib.

“Saya ucapkan selamat datang dan terimakasih kepada seluruh peserta SLG angkatan ke-4 karena telah menyempatkan hari rekreasinya, sekadar mengikuti sekolah literasi,” ungkap Kasnadi melihat antusias peserta sekolah literasi.

Program sekolah literasi yang berlangsung setiap minggu itu, kini membuahkan hasil luar biasa. Sebut, Afiffah Wahda Shinta Nur Aida, siswa MTs Ma’arif 1 Ponorogo kelas IX, mendapatkan juara 1 lomba menulis surat untuk Bupati Ponorogo kategori SMP se-derajat.

Tak hanya itu, Chusnul Qotimah, mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, juga masuk  lima terbaik menulis cerpen tingkat Nasional di Jakarta.

“Alhamdulillah, berkat mengikuti pelatihan menulis di sekolah literasi dan mendapat bimbingan dari Bapak Sutejo, naskah cerpen saya mendapatkan harapan dua tingkat Nasional,” ungkap Chusnul di depan peserta SLG.

Tak lupa di ujung sesi, Ketua Adat Sekolah Literasi Gratis, Dr. H. Sutejo, M. Hum juga menambahkan, untuk angkatan bulan ini akan mendatangkan 6 pakar literasi yang setiap minggunya dua pemateri.

“Jangan lupa, minggu kedua nanti akan datang penyair dari Thailand, Muhammad Rasul bin Kosim dan penulis buku Islami, M. Husnaini. Kemudian, minggu ketiga juga penulis buku Anda Luar Biasa, sekaligus mantan TKW, yaitu  Eni Kusuma dari Banyuwangi. Serta tak tertinggal, seorang guru dengan belasan penghargaan nasional dalam bidang menulis, yaitu Tjahjono Widijanto,” pesan Sutejo, sekaligus menginformasikan jadwal pembagian pemateri sekolah literasi.* (Suci)

0 Response to "Sekolah Literasi; Sekolahnya Calon Penulis"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.