Rayakan Milad, Bursa Sajadah Kunjungi Santri Penghafal Qur’an


SinarRakyat.Com | Suasana kampus Ma’had Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Surabaya pada Jum’at, (18/11/) kemarin serasa penuh kebahagiaan, kenapa? Karena santri binaan Baitul Mall Hidayatullah (BMH) Jawa Timur itu tengah menjadi perhatian dari Manajemen Pusat oleh-oleh perlengkapan haji atau lebih dikenal dengan sebutan Bursa Sajadah.

Jajaran pengurus Bursa Sajadah itu bersilaturahmi guna berbagi dan menyalurkan santunan bingkisan dan sekaligus merayakan Milad Pimpinan umum perusahaan tersebut dengan para santri penghafal  Al-Qur’an.

Sebagaimana diketahui pula, Ma’had Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah adalah sebuah sarana khusus untuk tafaquhfiddin dengan program tahfizul qur’an wala haadits untuk anak-anak yatim, anak keluarga fakir dan miskin yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk mengikuti program ini.

Mereka akan mendapatkan fasilitas biaya hidup maupun biaya pendidikan disebuah ma’had yang representatif. Ma’had ini dibawah organisasi PW Hidayatullah Jawa Timur dengan manajemen otonom yang akan mengelola lembaga ini secara profesional. Diharapkan ma’had khusus ini dapat mengantarkan para santrinya menjadi kader pemimpin yang memahami al-qur’an dan assunah dengan baik serta bekal penguasaan iptek sehingga pada saatnya krisis kepemimpinan yang ada di negeri ini mendapatkan solusi dari ma’had ini.

Melihat latar belakang kehadiran pesantren ini, Lia Yuliawati, Pimpinan Bursa sajadah Surabaya mengucapkan terimakasih kepada BMH Jawa Timur karena sudah memfasilitasi kegiatan seperti ini.

“Semoga acara ini semakin memperkokoh silaturahim bursa sajadah dengan adik-adik santri, beserta merayakan milad Bapak Syahri yang sudah menginjak 67 tahun selaku pimpinan umum bursa sajadah,” ujarnya.

Acara ini juga semakin mempererat kerjasama BMH dengan bursa sajadah. Selain itu, helatan ini dimeriahkan oleh nasyid, lomba hafalan Al-Qur’an dan juga Tausyiah yang diikuti oleh santri Darul Hijrah.

Adapun Santri Tahfidz mengucapkan selamat ulangtahun kepada Bapak Syahri. “Semoga sehat selalu,” ujarnya.

Manager Program & Pendayagunan BMH JawaTimur , Abdan Syakura mengatakan banyak terima kasih kepada segenap pimpinan bursa Sajadah atas kunjungan, semoga jalinan kita tetap terjaga.

“Untuk itu kepada semua pihak diharapkan terpanggil bertanggungjawab mewujudkan lembaga ini dengan memberikan dukungan partisipasinya sehingga lembaga ini berkembang dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarkat dan bangsa pada saatnya,” harapnya.(Andre Rahmatullah)

2 Responses to "Rayakan Milad, Bursa Sajadah Kunjungi Santri Penghafal Qur’an"

  1. JANGAN DIGADEKAN NEGARA INI DEMI KEPENTINGAN SESAAT.

    Adanya rencana menggelar aksi demo tanggal 2 Desember 2016 dengan pengerahan  massa yang besar-besaran. Jika mengutip pendapat MUI bahwa Unjuk rasa yang berlebihan akan mendatangkan mudaratnya, hal tersebut cukup beralasan karena akan hilangnya akal pikiran yang sehat, nilai-nilai sosial dan norma-norma jati diri anak bangsa tidak ada lagi. Dalam kondisi seperti ini sangat rentan terhadap masuknya berbagai kepentingan-kepentingan yang sangat merugikan bagi pihak sendiri, kelompok maupun keluhuran bangsa Indonesia.

    Ingat kejadian 1 Mei 1989 dengan digulirkan kekuatan massa sehingga terjadinya reformasi, namun dibalik itu semuanya ada kelompok kepentingan menyulut massa yang dipolitisir sehingga massa berubah anarkis. Pada saat ini massa mulai hilang akal pikiran sehatnya dengan melakukan aksi penjarahan, aksi penyiksaan yang sadis sesama. 

    Apakah itu terjadinya dengan sendirinya ?. 
    Ingat bahwa segala sesuatu yang ada dan tidak ada di dunia ini tentu ada yang berkehendak, demikian juga kejadian di alam kehidupan ini tidak terlepas dari berbagai kepentingan. 

    Ingat dibalik aksi unjuk rasa 2 Desember 2016 ada Grand Strategi yang akan dimainkan oleh kepentingan dengan memanfaat kekuatan massa untuk mencapai tujuan politiknya.  Aksi anarkis, penjarahan yang muaranya menduduki Gedung DPR/MPR RI.

    Ingat kekuatan massa yang akan digerakkan bukan murni tujuan positif akan tetapi ada kekuatan massa yang mendompleng kekuatan massa Islam demi mencapai tujuannya.

    Ingat ada tujuan kelompok tertentu menghancurkan ekonomi Indonesia dengan jalan apapun agar Bangsa Indonesia dalam kondisi terpuruk.

    Seruan demi Anak Bangsa.
    Kita semua anak bangsa jangan terjebak dalam kepentingan sesaat demi mencapai tujuan tertentu yaitu hancurnya Bangsa dan Negara ini.

    Kita anak bangsa bisa menahan diri ingat kata Bung Karno “Kita adalah Bangsa yang besar”, jika kita terus konflik antar anak Bangsa terus mau dibawa ke mana Bangsa Indonesia ini.

    Ingat anak bangsa Sadar, sadar dan Sadar demi keutuhan NKRI yang kita cintai ini.

    ReplyDelete
  2. JANGAN DIGADEKAN NEGARA INI DEMI KEPENTINGAN SESAAT.

    Adanya rencana menggelar aksi demo tanggal 2 Desember 2016 dengan pengerahan  massa yang besar-besaran. Jika mengutip pendapat MUI bahwa Unjuk rasa yang berlebihan akan mendatangkan mudaratnya, hal tersebut cukup beralasan karena akan hilangnya akal pikiran yang sehat, nilai-nilai sosial dan norma-norma jati diri anak bangsa tidak ada lagi. Dalam kondisi seperti ini sangat rentan terhadap masuknya berbagai kepentingan-kepentingan yang sangat merugikan bagi pihak sendiri, kelompok maupun keluhuran bangsa Indonesia.

    Ingat kejadian 1 Mei 1989 dengan digulirkan kekuatan massa sehingga terjadinya reformasi, namun dibalik itu semuanya ada kelompok kepentingan menyulut massa yang dipolitisir sehingga massa berubah anarkis. Pada saat ini massa mulai hilang akal pikiran sehatnya dengan melakukan aksi penjarahan, aksi penyiksaan yang sadis sesama. 

    Apakah itu terjadinya dengan sendirinya ?. 
    Ingat bahwa segala sesuatu yang ada dan tidak ada di dunia ini tentu ada yang berkehendak, demikian juga kejadian di alam kehidupan ini tidak terlepas dari berbagai kepentingan. 

    Ingat dibalik aksi unjuk rasa 2 Desember 2016 ada Grand Strategi yang akan dimainkan oleh kepentingan dengan memanfaat kekuatan massa untuk mencapai tujuan politiknya.  Aksi anarkis, penjarahan yang muaranya menduduki Gedung DPR/MPR RI.

    Ingat kekuatan massa yang akan digerakkan bukan murni tujuan positif akan tetapi ada kekuatan massa yang mendompleng kekuatan massa Islam demi mencapai tujuannya.

    Ingat ada tujuan kelompok tertentu menghancurkan ekonomi Indonesia dengan jalan apapun agar Bangsa Indonesia dalam kondisi terpuruk.

    Seruan demi Anak Bangsa.
    Kita semua anak bangsa jangan terjebak dalam kepentingan sesaat demi mencapai tujuan tertentu yaitu hancurnya Bangsa dan Negara ini.

    Kita anak bangsa bisa menahan diri ingat kata Bung Karno “Kita adalah Bangsa yang besar”, jika kita terus konflik antar anak Bangsa terus mau dibawa ke mana Bangsa Indonesia ini.

    Ingat anak bangsa Sadar, sadar dan Sadar demi keutuhan NKRI yang kita cintai ini.

    ReplyDelete

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.