728x90 AdSpace

Latest News
Thursday, 10 November 2016

Din: Sudah Mengaku Salah Masih Dibela, Berarti Minta Maafnya Tidak Tulus

SinarRakyat.Com | Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengimbau Basuki Tjahaja Purnama tidak lagi membela diri atau berupaya membenarkan ucapannya yang disampaikan di Kepulauan Seribu pada akhir September lalu.

Din menjelaskan Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) mengakui bahwa ucapannya soal 'dibohongi pakai Al Maidah 51' sudah menyinggung umat Islam. Karena itu dia minta maaf.

Apalagi terbukti pernyataan tersebut dinilai sebagai penghinaan terhadap Alquran dan ulama yang kemudian menyulut kemarahan umat Islam yang dibuktikan dengan serangkaian unjuk rasa dan puncaknya pada Jumat (4/11) lalu.

Menurut Din, dengan menyampaikan permintaan maaf menunjukkan cagub petahana yang akrab disapa Ahok itu telah mengakui kesalahannya. 

"Jadi pembela Ahok jangan menyebut Ahok tidak bersalah karena Ahok sendiri sudah minta maaf. Kalau pembela masih menyebut Ahok tidak salah, berarti Ahok belum minta maaf atau seolah-olah minta maafnya tidak tulus," ujar Din saat ditemui di Kantor MUI, Jalan Proklamasi Nomor 51, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11), seperti dikutip RMOL.

‎Imbauan khusus disampaikan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu kepada seluruh umat Islam untuk tidak terlibat pada pembelaan-pembelaan kepada Ahok karena berpotensi memecah belah umat.

Apalagi, lanjut Din, pembelaan-pembelaan kepada Ahok itu memakai mulut-mulut orang Islam. Akhirnya, kata dia, umat Islam bereaksi.

"Apalagi (pembelaan) memakai mulut-mulut orang Islam, ini bisa bereaksi umat ini. Jadi sudahlah, ini dampaknya kepada ketidakpercayaan umat," pungkasnya.





  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Din: Sudah Mengaku Salah Masih Dibela, Berarti Minta Maafnya Tidak Tulus Rating: 5 Reviewed By: Sinar Rakyat