728x90 AdSpace

Latest News
Tuesday, 11 October 2016

Setelah Ahok Minta Maaf, Agus: Keadilan Harus Ditegakkan di Negeri Ini

SinarRakyat.Com | Kandidat Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono, mengapresiasi langkah Gubernur Basuki T Purnama yang telah meminta maaf atas kekhilafannya terkait surah Al Maidah 51.

Menurut Agus, jika ucapan yang dinilai melukai umat Islam ini terus terjadi, dia khawatir hal itu akan menimbulkan permasalahan sosial bahkan konflik komunal.

Agus menyatakan bahwa seorang pejabat publik dan juga pejabat negara, harus sensitif jika berbicara tentang agama, apalagi menyangkut kitab suci dan akidah yang diyakini oleh para pemeluknya.

“Terlebih jika kata-kata itu diucapkan oleh mereka yang berbeda iman dan agamanya,” imbuhnya.

Selanjutnya, Agus menegaskan, pemimpin harus menjadi contoh dalam ucapan dan perilakunya.

Kepada umat Islam, perwira militer yang pensiun dini itu, meminta untuk sabar dan tabah dalam menghadapi ujian ini.

“Kepada saudara-saudara kami umat Islam, saya mengajak untuk sabar dan tabah menghadapi ujian ini dan jangan terpancing untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak semestinya. Saya tahu bahwa kita semua terluka, namun keadilan harus ditegakkan di negeri ini,” tegasnya, kemarin.

Karena itu, kata Agus, dia berharap aduan-aduan (terkait Ahok) yang telah diajukan oleh sejumlah kalangan terhadap penegak hukum, perlu direspon secara serius, secara transparan dan bertanggungjawab.

“Jika para penegak hukum tetap adil dan tidak tebang pilih serta terbebas dari intervensi kekuasaan, maka keputusannya akan diterima oleh publik. Namun, menurut pandangan saya, persoalan ini bukan hanya menyangkut isu hukum semata, tetapi juga menjadi isu sosial yang tidak boleh diabaikan begitu saja,” katanya.

Lantas, ujarnya, bagaimana cara mengelola isu agama yang berasal dari pernyataan Gubernur Ahok yang kini tengah bergulir dan bisa saja menjadi bola api yang tidak kita kehendaki, Agus mengajak masyarakat untuk mempercayakan masalah ini kepada negara, pemerintah dan para Ulama serta pemimpin agama yang lain.

“Saya tetap berasumsi bahwa negara hadir dan akan menyelesaikan setiap persoalan dengan bijak, adil dan bertanggungjawab. Itulah harapan kita bersama. Itulah pandangan dan sikap politik yang harus kita sampaikan secara luas kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat DKI Jakarta,” pungkasnya.

Sementara pakar Hukum Tata Negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, SH menilai proses hukum terkait Ahok tetap berjalan, meskipun yang bersangkutan telah minta maaf.

“Proses hukum jalan terus,” katanya Senin (10/10) siang.

Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan ini menegaskan, kasus penistaan agama itu delik umum, bukan delik aduan.

“Penistaan agama itu delik umum, bukan delik aduan. Jadi tidak ada hubungannya dengan minta maaf,” ujar mantan Mensesneg ini (EZ/salam/Ridwan)



  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Setelah Ahok Minta Maaf, Agus: Keadilan Harus Ditegakkan di Negeri Ini Rating: 5 Reviewed By: Sinar Rakyat