Kostrad Buka Posko Bencana Banjir Bandang di Garut

SinarRakyat.Com | Tragedi banjir bandang di Garut dan Sumedang Jawa Barat mengundang kepedulian jajaran TNA AD untuk turut serta membantu warga.

Melihat kondisi terkini yang kian parah dengan jumlah korban jiwa yang mencapai puluhan orang tewas jajaran TNI AD turut bersimpati dan merasa berkewajiban untuk membantu kesulitan warga Garut yang tertimpa bencana. Berbagai bantuan pun kini mulai mengalir untuk meringankan beban dan penderitaan warga.

Salah satu pihak yang telah turut membuka posko bantuan untuk bencana tersebut adalah Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM) Kostrad.

Selain membuka Posko Bencana, Batalyon Infanteri Raider 303/ SSM Kostrad juga terlibat langsung guna membantu penyaluran dukungan logistik ke keluarga korban bencana serta menerjunkan 120 personil dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri Raider 303 Kostrad Letkol Inf Fransisco guna membantu pencarian korban di lokasi banjir di Asrama Lapang Paris.

“Batalyon Infanteri Raider 303/SSM Kostradsudah membuka posko di Asrama Lapang Paris, RSUD dr. Slamet Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Jawa Barat,” ujar KomandanBatalyon Infanteri Raider 303 Kostrad Letkol Inf Fransisco dilokasi pencarian korban banjir, hari ini.

Bencana Banjir dan Longsor di Garut, memang begitu berdampak pada kehidupan dan aktivitas masyarakat. Melihat kondisi ini, KomandanBatalyon Infanteri Raider 303 Kostrad Letkol Inf Fransisco lantas menyerukan kepada masyarakat untuk bisa bersama-sama membantu kesulitan warga dengan mengirimkan bantuan berupa makanan, obat-obatan dan pakaian.


Editor :Dea Amiranda
Sumber: Kapen Kostrad, Letnan Kolonel Inf Agus Bhakti, S.I.P.

0 Response to "Kostrad Buka Posko Bencana Banjir Bandang di Garut"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.