728x90 AdSpace

Latest News
Tuesday, 2 August 2016

Habib Rizieq: Ada Konspirasi untuk Menghancurkan FPI

SinarRakyat.Com |  Propaganda pembusukan citra Front Pembela Islam (FPI) yang dikampanyekan oleh segelintir kelompok liberal Pro Maksiat dan Pro Aliran Sesat telah terbukti gagal total. Alih-alih berhasil mempengaruhi opini masyarakat, kampanye negatif yang didukung media sekuler berhaluan SEPILIS tersebut malah berbuah simpati masyarakat luas terhadap FPI.

Dukungan demi dukungan terhadap FPI berdatangan dari berbagai kalangan. Masyarakat Indonesia khususnya umat Islam menolak dengan tegas hasutan kaum liberalis agar ormas FPI dibubarkan, bahkan sebaliknya masyarakat kini malah mendorong agar kepengurusan ormas FPI diperluas ke seluruh wilayah NKRI.

Pencitraan negatif terhadap Front Pembela Islam dilakukan secara terencana dan terorganisir, oleh kelompok-kelompok Pro Maksiat dan Pro Aliran Sesat yang tidak bisa tidur nyeyak karena adanya FPI. Koalisi kaum pembejat moral bangsa dan perusak aqidah Islam ini memanfaatkan sentimen isu HAM dan kemajemukan, dengan melakukan konspirasi bersama media-media sekuler berhaluan Sekularisme-Pluralisme-Liberalisme (SEPILIS), untuk mempropagandakan kampanye pembusukan citra FPI.

Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab di markas FPI, Petamburan, Jakarta, mengecam kampanye negatif terhadap FPI yang sengaja dilakukan oleh media-media berhaluan SEPILIS. Terutama pemberitaan di media televisi yang selalu memojokkan FPI dengan berbagai macam cara.

“FPI yang jadi korban, tapi FPI yang dihujat, ini menarik. Konyolnya lagi, ada stasiun televisi yang memutar tayangan aksi FPI tahun 2001, saat FPI melakukan perusakan terhadap tempat billiard di Jakarta. Ketika itu, Ustadz Ja’far ditangkap dan sudah diadili oleh pengadilan, setidaknya ada delapan ustad yang ditangkap. Aneh, kenapa Televisi terus memutar tayangan yang sudah sangat lama tersebut, kayak sudah kehabisan film saja,” kecam Habib Rizieq.

Contoh yang lain, lanjut Habib Rizieq, adalah insiden Monas. Peristiwa kerusuhan di Monas yang sebetulnya sudah selesai beberapa tahun yang lalu, dimana Habib Rizieq dan Munarman sudah ditahan dan divonis penjara, namun film yang menayangkan kejadian kerusuhan itu masih selalu ditayangkan berulang-ulang, sehari beberapa kali, sampai sekarang. Seakan-akan ingin dicitrakan dan ditanamkan selama-lamanya ke benak masyarakat pemirsa televisi seolah-olah FPI adalah ormas yang anarkis.

Dalam hal ini, Habib Rizieq meyakini ada konspirasi besar dari kelompok liberal berhaluan SEPILIS yang merasa langkahnya terganggu dengan kehadiran FPI, sehingga mereka tidak bisa menjalankan program-program liberalisasi di bidang agama.

Mereka, lanjut Habib Rizieq, melakukan konspirasi untuk menghancurkan FPI. Setiap kali ada kesempatan sekecil apapun, mereka akan berteriak: “Ganyang FPI” habis-habisan.

Bagi FPI, ujar Habib Rizieq menambahkan, berkat kejadian itu mereka yang tadinya tidak simpati, kini malah bersimpati pada FPI. Atau yang tadinya sudah bersimpati kini menjadi semakin bersimpati pada FPI.









  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 komentar:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Habib Rizieq: Ada Konspirasi untuk Menghancurkan FPI Rating: 5 Reviewed By: Sinar Rakyat